Sumedang (medang)

  1. Pohon 7-30 m, gundul cabang.
  2. Daun berhadapan atau 3-4-verticillate; tangkai daun 2-5 cm, silinder; pisau rhomboid, luas elips atau ovate, 8-19,5 oleh 3,5-12 cm, seperti kulit, gundul, basis tumpul atau cuneate, dengan 2 jerawat kecil-seperti kelenjar di atas, margin tidak pucat, tiba-tiba puncak dengan ujung tumpul acuminate sampai 1,5 cm, biasanya pengeringan abu-abu-hijau, mengkilap di atas; saraf 3-5 pasang, retikulasi jelas, pelepah yang sangat berbeda dan benath bulat. Staminate Inflorescences aksila dan lateral pada node menebal, fascicled, sangat singkat, paniculate, gagang bunga pendek, bunga banyak, gundul.
  3. Staminate bunga: gagang bunga 4-7 mm, gundul; sepal 3, ovate, c. 4,5 mm, melipat, gundul; benang sari c. 30. Inflorescences berputik fascicled atau dalam malai pendek, pedunculus 5-9 mm, banyak bunga sedikit. Bunga berputik: kelopak berbentuk cangkir, 4-lobed atau 4-gyrus, c. 1 mm tinggi, gundul; disk 4-lobed; ovarium lonjong, pipih, terutama 2-locular; stigma 2.
  4. Buah bulat, pipih, c. 4,5 sebesar 3,5 cm, 1,5 cm, keras, dengan sisa-sisa gaya, gemuk tangkai, 5 mm. Benih subreniform. pohon perawe Sumedang (medang)

Ekologi

Dalam dipterocarp campuran terganggu dan sub-montana hutan hingga 1000 m ketinggian. Umum pada aluvial dan kering (lereng bukit dan pegunungan) situs. Pada tanah berpasir untuk tanah liat, juga di batu gamping. Di hutan sekunder biasanya hadir sebagai pohon sisa-sisa pra-gangguan.

 Sumedang (medang)

contoh bibit medang siap tanam

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy this password:

* Type or paste password here:

3,083 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>