Jabon

Deskripsi pohon JABON

 Jabon

Habitat penyebaran asli pohon Jabon adalah di seluruh Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, seluruh Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, Irian Jaya. Tinggi pohon dapat mencapai lebih dari 45 m dengan panjang batang bebas cabang sampai 30 m, diameter sampai 160 cm di habitat aslinya. Batang lurus dan silindris, bertajuk tinggi dengan cabang mendatar, berbanir sampai ketinggian 1, 50 m, kulit luar berwarna kelabu-coklat sampai coklat, sedikit beralur dangkal.

Jenis pohon ini pada usia 5 sampai 6 tahun mempunyai lingkar batang sebesar 40 – 50 cm dengan bebas cabang mencapai 60 % dari tinggi pohon. Sehingga kebanyak orang sudah dapat melakukan pemanenan pohon Jabon pada usia ini. Kelebihan kayu jabon antara lain tidak mudah bobok di makan serangga, mudah dikeringkan, permukaan kayu halus, mudah dipaku maupun dibor, dan juga tingkat susut kayu bila dikeringkan termasuk rendah.
Jabon umumnya tumbuh pada tanah alluvial lembab di pinggir sungai dan di daerah peralihan antara tanah rawa dan tanah kering yang kadang-kadang digenangi air. Selain itu dapat juga tumbuh dengan baik pada tanah liat, tanah lempung, podsolik coklat, tanah tuf halus atau tanah lempung berbatu yang tidak sarang. Jenis ini memerlukan iklim basah hingga kemarau kering di dalam hutan gugur daun dengan tipe curah hujan A dan D, mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 1.000 m dari permukaan laut. Jabon termasuk jenis intoleran yakni tumbuhan yang memerlukan cahaya murni alias tak tahan ada naungan ketika tumbuhnya, suhu maksimum 32-43 C.

Kelas Kayu
Dalam tabel kelas kayu, Kayu Jabon termasuk dalam kelas awet Kelas Awet V dan Kelas Kuat III-IV. Daya tahannya terhadap rayap kayu kering termasuk kelas II, sedangkan daya tahannya terhadap jamur pelapuk kayu termasuk kelas IV-V

 Jabon

Manfaat dan kegunaan
Papan press, korek api, slet ( pinsil) , sumpit, kemasan / peti pembungkus, kerajinan tangan, pulp ( memiliki kandungan selulosa cukup tinggi ± 52.4% dan panjang serat 1.979) , kontruksi ringan, dan yang terpenting adalah sesuai untuk digunakan sebagai VENEER dan PLYWOOD.

KAYU OLAHAN POHON JABON

 Jabon

kayu jabon olahan

Bibit jabon sosis

Tips untuk membeli bibit Jabon siap tanam

Sedikit tips untuk membeli bibit Jabon.
Mencari bibit pohon jabon bukan hanya sekedar tinggi pohon, tetapi batang yg gemuk da berkayu yg sudah melalui tahap pengerdilan. karena bibit batang yg gemuk cenderung lebih kuat dan tidak mudah patah atau tidak mudah di terpa badai.
Bibit jabon yg kuat bisa langsung beradaptasi walaupun tingginya baru 20-25 cm. ada juga yang tingginya sudah 60 cm up tetapi batang kurus dan belum berkayu itu hanya akan menambah masalah p,da saat kita menanam, patah batang disaat di terpa angin atau badai atau kita harus menambah penyanga waktu ditanam.
tips berikutnya cari bibit yang polibagnya min 10×15 dengan batang yg besar/gemuk dan berkayu, daun mengecil dan kriting jangan berdaun lebar karena bila berdaun lebar menyebabkan mudah melemas bila kekurangan air. dan pada saat mendapatkan air yg cukup bibit akan sulit untuk berdiri tegak dan akan mengakibatkan batang/pucuk   tidak tumbuh lurus lagi, dan yg sangat extrim dapat menyebabkan kematian pada pucuk bibit.

 CARA TANAM BIBIT JABON DI AREAL

Bibit jabon siap tanam

 Jabon

jabon putih 40cm-50cm siap tanam

 Jabon

Bibit jabon merah 40cm-50cm siap tanam

 

Sebelumnya saya jelaskan masalah metode ukuran jarak tanam pohon jabon pada umumnya
Pola Hutan Rakyat Umumnya menggunakan jarak tanam 2 x 2 m. namun hasil pertumbuhan dan perkembangan diameternya tidak begitu cepat dan maksimal, cara ini biasanya digunakan masyarakat dengan membiarkan tumbuh liar dengan sendirinya ibarat hutan.
Perkebunan pada umumnya menggunakan jarak tanam yang direkomendasikan yaitu 4 x 5 m. jarak tersebut dapat memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan diameter batangnya,sebab radius lingkaran bayangan kebawah batang atas pohon adalah wilayah penyerapan unsur-unsur hara ditanah oleh akar pohon. jadi jarak 4 x 5 m adalah yang paling baik bagi pertumbuhan pohon jabon.
Cara Tanam :
Buka Lobang Lebar.40 x Panjang.40 x dalam 50 cm. (untuk bibit 30-50 cm), campurkan kompos dengan tanah yg telah di gali Lalu masukan sebagai pupuk dasa r diendapkan dilubang setinggi 30 cm (dapat langsung tanam/3-7 hr kemudian baru tanam),kemudian masukkan bibit yang polibagnya sudah dibuka/disobek kedalam,dudukan yang benar/rata,lalu isi sisa tanah kompos sebagai penutup akar dengan tanah setinggi 20 cm (jangan diterlalu dipadatkan),hingga tersisa lubang 10 cm sebagai kantong air.
 Jabon
Perawatan :
Semprot fungisida dan insektisida secara aktif per 2 minggu sekali selama 3 bulan tergantung keadaan gangguan, agar daun tidak dimakan ulat.setelah daun cukup banyak fungisida dan insektisida sudah tidak perlu disemprotkan lagi,sebab daun tidak akan habis dimakan ulat.
Pemupukan :
Pemupukan perdana dilakukan 1bulan setelah tanam cukup dengan 1/2 sendok teh urea. untuk pertumbuhan maksimal pemupukan dapat dilakukan 2bulan sekali dengan dosis dinaikan sedikit demi sedikit, pada usia 6bulan, cukup urea dan kcl+kompos (dianjurkan kotoran kambing, karena kotoran kambing sifatnya slow relese). Kenapa urea dan kel dan bukan  NPK  (Nitrogen Phospate Kalium)? Tanaman kayu tidak membutuhkan Phospate karena bukan di ambil bunga dan buah jadi pemupukan lebih hemat, unsur (N) adalah nitrogen dan (K) adalah kalium.nitrogen adalah unsur yg sangat di butuhkan oleh semua tanaman untuk memacu pertumbuhab vegetatif dan unsur kaliumnya untuk memperkuat akar dan batang agar tanaman kokoh dan tidak mudah roboh di saat badai menerpa.
Kompos sangat penting peranannya,kompos berperan sebagai absorbent yg dapat menyimpan mineral & unsur hara dan memperlancar pertukaran kation didalam tanah. tampa kompos tanah semakin lama semakin jenuh,jika tanah jenuh pemberian pupuk menjadi sia-sia dikarenakan tanah jenuh tidak dapat lagi mengikat mineral sehingga pupuk yang diberikan tidak dapat mengurai kedalam tanah dan akan menguap atau tercuci, kompos memperbarui kondisi tanah dan menjadikan tanah disekitar pangkal pohon/akar menjadi lembab dan subur, dengan kompos pupuk yang diberikan dapat mengurai dengan baik sehingga akar menjadi mudah menyerap unsur hara tersebut.
Ingattt……Perawatan Kebersihan disekitar pohon,agar sumber makanan akar tidak terganggu dan dapat maksimal diserap akar pohon.minimal perawatan sampai usia 1 tahunan,untuk selebihnya dapat juga dibiarkan,sebab daya serap akar sudah kuat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy this password:

* Type or paste password here:

3,083 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>